PENGARUH PENERAPAN BLENDED LEARNING BERBASIS SCHOOLOGY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

  • Wiwik Suci Ambar Ningsih Universitas dalam Negeri, Universitas Lampung
  • Wayan Suana Universitas Lampung
  • Nengah Maharta Universitas Lampung
Keywords: Kata Kunci: Blended learning, Schoology, Kemampuan berpikir kritis.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan Blended learning berbasis schoology terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Pada penelitian ini menggunakan design penelitian Non-Equivalent Control Group Design. Selanjutnya populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa XII IPA SMA Negeri 5 Metro dengan sampel yang terpilih melalui teknik purposive sampling yaitu XII IPA 1 dan 2. Teknik pengumpulan data yang digunakan berbentuk tes pilihan jamak untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Teknik analisis data menggunakan Uji N-Gain dan uji Independent Sample T-test . Nilai rata-rata N-gain kemampuan berpikir kritis pada kelas ekperimen sebesar 0,43 dengan kategori sedang, sedangkan kelas kontrol dengan kategori rendah bernilai 0,10. Berdasarkan hasil dari uji Independent Sample T-test, nilai Asymp. Sig. (2-Tailed) kurangĀ  dari 0,05 yaitu sebesar 0,000, maka H0 ditolak. Jadi terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol secara siginifikan.Artinya penerapan blended learning berbasis schoology memberikan pengaruh yang siginifikan terhadap kemampuan berpikir kritis.

Published
2018-12-11
How to Cite
Ambar Ningsih, W., Suana, W., & Maharta, N. (2018). PENGARUH PENERAPAN BLENDED LEARNING BERBASIS SCHOOLOGY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA. KONSTAN - JURNAL FISIKA DAN PENDIDIKAN FISIKA, 3(2), 85-93. https://doi.org/https://doi.org/10.20414/konstan.v3i2.16